Aspek Perkembangan Sosial

Aspek Perkembangan Sosial

Sejak anak berumur satu tahun, ia hanya dapat berhubungan dengan Ibu, Ayah, atau dengan orang dewasa lainnya, yang tinggal bersama-sama di rumah itu. Dalam perkembangan selanjutnya, kesanggupan berhubungan batin dengan orang lain makin lama tampaknya makin nyata. Perkembangan sosial barulah agak nyata bila ia memasuki masa kanak-kanak. Sekitar usia dua atau tiga tahun, anak sudah mulai membentuk masyarakat kecil yang anggotanya terdiri dari dua atau tiga orang anak. Mereka bermain bersama-sama walaupun kelompok itu hanya dapat bertahan dalam waktu yang relative singkat. Dalam Kegiatan semacam ini anak sudah menghubungkan dirinya dengan suatu masyarakat yang baru; di dalamnya mulai terjadi perkembangan baru, yaitu perkembangan sosial.[19]

3. Aspek Bahasa

Aspek bahasa berkembang dimulai dengan peniruan bunyi dan suara, berlanjut dengan meraban. Pada awal masa sekolah dasar berkembang kemampuan berbahasa sosial yaitu bahasa untuk memahami perintah, ajakan serta hubungan anak dengan teman-temannya atau orang dewasa. Bahasa merupakan alat untuk berpikir dan berpikir merupakan suatu proses melihat dan memahami hubungan antar hal. Bahasa juga merupakan suatu alat untuk berkomunikasi dengan orang lain, dan komunikasi berlangsung dalam suatu interaksi sosial. Dengan demikian perkembangan kemampuan berbahasa juga berhubungan erat dan saling menunjang dengan perkembangan kemampuan sosial. Perkembangan bahasa yang berjalan pesat pada awal masa sekolah dasar mencapai kesempurnaan pada akhir masa remaja.
4. Aspek Perkembangan Emosi atau Perasaan
Aspek ini berjalan konstan, kecuali pada masa remaja awal (13-14 tahun) dan remaja tengah (15-16 tahun). Pada masa remaja awal ditandai oleh rasa optimisme dan keceriaan dalam hidupnya, diselingi rasa bingung menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi dalam dirinya. Pada masa remaja tengah, rasa senang datang silih berganti dengan rasa duka, kegembiraan berganti dengan kesedihan, rasa akrab bertukar dengan kerenggangan dan permusuhan. Gejolak ini berakhir pada masa remaja akhir yaitu pada usia 18-21 tahun

Sumber: https://veragibbons.com/alasan-bisnis-tidak-bisa-lepas-dari-ancaman-siber/