Bawang Merah Pemicu Inflasi di Jabar

Bawang Merah Pemicu Inflasi di Jabar

Bawang Merah Pemicu Inflasi di Jabar

Bawang Merah Pemicu Inflasi di Jabar

KAB. BANDUNG- Kepala Perwakilan BI Provinsi Jabar, Wiwiek Sisto Widayat mengatakan

, penandatanganan nota kesepahaman program pengembangan agribisnis pertanian komoditi bawang merah bersama Unpad dan Pemerintah Kabupaten Bandung, dalam upaya peningkatan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di Provinsi Jawa Barat.

“Komoditi bawang merah merupakan salah satu komoditi pemicu inflasi di Jawa Barat,” kata Wiwiek, usai MoU Program Pengembangan Agribisnis Pertanian Komoditi Bawang Merah, di Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Selasa (30/01).

Menurut Wiwiek, selama kurun waktu 3 tahun berturut-turut sejak tahun 2015-2017,

komoditi bawang merah kerap sebagai pemicu inflasi dengan kontribusi terhadap inflasi sebesar 1,24 persen.

“Pengembangan agribisnis melalui program pengembangan klaster yang dilakukan oleh bank sentral ini merupakan upaya dalam pengendalian inflasi yang diarahkan pada komoditas ketahanan pangan, komoditas sumber tekanan inflasi dan berorientasi ekspor,” ucapnya.

Wiwiek mengatakan, meski inflasi di Provinsi Jawa Barat merupakan yang terendah dibanding

provinsi lain, namun pihaknya harus terus melakukan berbagai upaya agar kondisi tersebut tetap bisa terjaga sehingga tidak terjadi gejolak akibat adanya kenaikan harga-harga pangan di pasaran.

“Provinsi Jabar paling rendah inflasinya dan kita pertahankan dengan berbagai upaya termasuk menjaga stabilitas sektor pangan melalui berbagai program dengan para petani,” tuturnya

 

Sumber :

https://pendidikan.id/main/forum/diskusi-pendidikan/mata-pelajaran/10979-anatomi-kulit-dan-gambar-serta-fungsinya