eSIM belum jadi prioritas Kominfo

eSIM belum jadi prioritas Kominfo

eSIM belum jadi prioritas Kominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika menilai embedded SIM atau eSIM

, yang ada di iPhone terbaru, belum menjadi fokus perhatian mereka.

“Belum, kita masih fokus di-aturan registrasi prabayar,” kata Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Ismail, saat ditemui di Kominfo, Jumat.

Teknologi eSIM diperkenalkan oleh ponsel flagship yang beredar di dunia, termasuk iPhone XS, iPhone XS Max dan iPhone XR yang baru saja hadir di Indonesia pertengahan Desember lalu.

iPhone yang beredar di Indonesia menggunakan SIM ganda

, salah satunya untuk kartu SIM konvensional sementara yang lainnya untuk eSIM.

Indonesia belum mengadopsi teknologi tersebut, masih menggunakan kartu SIM konvensional. Saat ini eSIM baru tersedia di 10 negara, yaitu Austria, Kanada, Kroasia, Jerman, Republik Ceko, Hongaria, India, Spanyol, Inggris Raya dan Amerika Serikat.

Ketika disinggung mengenai kesiapan pemerintah untuk

mengeluarkan regulasi tentang eSIM, Ismail kembali menyatakan mereka akan mengurus regulasi untuk SIM konvensional.

“Kita fokus ke yang konvensional dulu saja,” kata dia.

 

Baca Juga :