Geotermal dan Farmasi Universitas Negeri Manado Belum Berizin, Ini Solusinya…

Geotermal dan Farmasi Universitas Negeri Manado Belum Berizin, Ini Solusinya…

Geotermal dan Farmasi Universitas Negeri Manado Belum Berizin, Ini Solusinya...

Geotermal dan Farmasi Universitas Negeri Manado Belum Berizin, Ini Solusinya…

Ketua DPD RI Mohammad Saleh (senator asal Bengkulu) bersama senator asal Sulawesi Utara Benny

Rhamdani menerima mahasiswa Universitas Negeri Manado. Mereka mengeluhkan perkuliahan konsentrasi geotermal dan farmasi di Universitas Negeri Manado yang tidak berizin, sehingga dialihkan ke program studi (prodi) yang berizin.

”Konsentrasi saya, geotermal, dialihkan ke prodi ilmu fisika FMIPA,” ujar Wol Henry Baideng, mewakili mahasiswa geotermal di ruangan delegasi Ketua DPD RI lantai 8 Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/11/2016). ”Sedangkan saya dan teman-teman yang konsentrasinya farmasi, dialihkan ke prodi ilmu kimia,” tambah Jandris Bandari, mewakili mahasiswa kimia.

Dalam penjelasan mereka, terungkap bahwa perkuliahan konsentrasi geotermal telah

berjalan sejak tahun 2010 di Universitas Negeri Manado dan telah meluluskan sarjana. Ternyata, prodi fisika geothermal ini belum berizin tapi tahun ini masih dibuka. Sedangkan perkuliahan konsentrasi farmasi yang berdiri sejak tahun 2011 juga belum berizin tapi tahun ini masih dibuka.

Menurut Wol Henry Baideng dan Jandris Bandari, pengalihan perkuliahan konsentrasi geotermal dan farmasi adalah kesalahan penyelenggara layanan pendidikan, yaitu Universitas Negeri Manado. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi turut bersalah karena tidak membolehkan perkuliahan konsentrasi geotermal dan farmasi di bawah program studi, sehingga mahasiswa konsentrasi geotermal dan farmasi dialihkan ke prodi ilmu fisika dan ilmu kimia.

Sehubungan dengan permasalahan tersebut, perwakilan mahasiswa geotermal dan farmasi

telah mengadukan masalah mereka kepada Komnas HAM, Ombudsman, setelah beraudiensi dengan pihak rektorat Universitas Negeri Manado, Direktorat Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, serta Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Ketua DPD RI Mohammad Saleh berjanji akan memperjuangkan kelangsungan perkuliahan konsentrasi geotermal dan farmasi melalui pengurusan izin. ”Solusinya adalah Pemerintah mengeluarkan izin pendirian program studi geotermal dan farmasi,” tegasnya. (rls

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/vd03J1cq72T