Gubernur Assagaff Kukuhkan Pengurus MGMP

Gubernur Assagaff Kukuhkan Pengurus MGMP

Gubernur Assagaff Kukuhkan Pengurus MGMP

Gubernur Assagaff Kukuhkan Pengurus MGMP

Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff mengukuhkan pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), sekaligus melepas kepala sekolah, pengawas dan guru berprestasi dari 11 kabupaten/kota di Maluku, berlangsung di Baileu Siwalima Karang Panjang Ambon, Sabtu (12/8/2017).

Pengukuhkan pengurus yaitu para guru dan kepala sekolah yang tergabung dalam MGMP. Sedangkan pelepasan para kepala sekolah, pengawas dan guru berprestasi, oleh Gubernur Assagaff untuk mewakili Maluku ke tingkat Nasional guna mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2017 di Istana Presiden.

Mengawali sambutannya, Gubernur Assagaff mengungkapkan, mari kita bangun Maluku dengan ABCD yang artinya Anak, Beta, Cerdas, Digital.

Menurutnya, Pemprov Maluku menyambut gembira dan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini, karena memiliki makna yang sangat strategis dalam upaya percepatan pembangunan SDM di Maluku.

Mengingat guru merupakan salah satu komponen yang sangat berperan dalam proses pembelajaran

baik dalam design, metode, transfer pengetahuan dan nilai.

Karenanya, ke depan hanya tiga sektor yang akan di dorong yakni Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata. Ini akan dilaksanakan pada dua tahun ke depan jika Assagaff terpilih kembali menjadi Gubernur Maluku.

Gubernur isyaratkan kepada Dikbud Maluku untuk menganggarkan pengadaan fasilitas IT

maupun peralatan lain yang canggih, sehingga jika guru mengajar di salah satu sekolah di Maluku dapat di pantau dan di dengar langsung oleh Gubernur Assagaff di Kantor Gubernur.

“Para guru yang terlibat dalam MGMP dan yang terpilih menjadi guru, pengawas dan kepala sekolah berprestasi dapat menjadi motor penggerak, dalam menghadapi berbagai tantangan,”pintanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, M.Si melaporkan,

pengukuhan pengurus MGMP dan pelepasan guru, kepala sekolah, pengawas, berprestasi dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK, MA dan SLB untuk mengikuti seleksi tingkat Nasional di Jakarta.

Kehadiran Gubernur Maluku adalah bukti kepedulian guna meningkatkan mutu pendidikan di Maluku, sekaligus membawa provinsi Maluku ke depan agar tidak ada lagi anak-anak yang bodoh.(TM04)

 

Sumber :

https://obatpenyakitherpes.id/sejarah-kota-jakarta/