5 Harga Burung Perkutut: Ciri dan 6 Jenis-Jenisnya

Afmar.Co.Id – Hello, What’s up masbro dan mbak bro. Kemaren ua sudah mengulas tentang bagaimana cara setting scope pubg agar tidak goyang. Kali ini ua akan mengulas artikel tentang Harga Burung Perkutut. Yuk, mari jangan kelama-lama.an berbicara, karena para netizen indo tidak suka yang kelamaan. Cekidot …!!!

Harga Burung Perkutut

Bagi semua pecinta burung dan mania kicau, burung perkutut tentu tidak asing lagi. Perkutut ialah salah satu jenis burung yang paling tidak sedikit dipelihara oleh penyuka burung Indonesia, khususnya masyarakat Jawa. Karena suara merdu yang menjadi karakteristik dan segudang mitos yang dimilikinya, tidak sedikit orang yang penasaran dengan harga burung perkutut terbaru.

Umumnya harga perkutut terbilang stabil dikomparasikan jenis burung lainnya. Biasanya harga seekor burung bergantung pada ketersediaannya. Semakin tidak sedikit stok persediaan burung, maka semakin murah harganya. Dan semakin langka atau jarang jumlah burung yang dipasarkan maka semakin mahal pun harganya.

Bertambahnya jumlah burung yang dipasarkan di pasaran seringkali didorong oleh semakin bertambahnya jumlah peternak burungnya. Lalu bagaimana dengan harga perkutut? Harga burung perkutut seluruh jenis masih relatif stabil untuk ketika ini.

Ciri-Ciri Burung Perkutut Yang Bagus Bagi Dipelihara

Sama laksana jenis burung lainnya, burung perkutut juga dipecah lagi menjadi sejumlah jenis. Harga tiap-tiap jenis burung perkutut pun tidak sama alias bervariasi. Walaupun ada tidak sedikit jenis burung perkutut, namun anda perlu memahami ciri-ciri umum burung perkutut yang bagus guna dipelihara sebelum melakukan pembelian seekor burung perkutut.

Bagi anda yang hendak membeli dan merawat burung perkutut, urgen untuk tahu dulu laksana apa burung perkutut yang bagus, tidak peduli apapun jenisnya. Dan inilah ciri-ciri burung perkutut unggulan yang bagus guna dipelihara.

1. Kepalanya Berukuran Besar

Burung perkutut yang mempunyai kepala besar menandakan bahwa ia mempunyai otak yang besar pun sehingga dirasakan lebih cerdas atau pintar.

2. Hidungnya Juga Berukuran Besar

Di samping kepalanya, hidung perkutut pun usahakan berukuran besar. Hidung yang besar menandakan pernafasan burungnya lancar, lebih powerful dan bisa berkicau lebih lama.

3. Pilih Yang Tubuhnya Juga Besar

Tubuh burung yang besar menandakan bahwa kekuatan fisiknya pasti lebih kuat dikomparasikan burung berukuran kecil sampai-sampai lebih siap tampil di kompetisi.

4. Bagian Pupur

Ciri-ciri selanjutnya ialah bagian pupur berwarna abu-abu yang terdapat di atas paruhnya melebar hingga ke unsur mata. Burung perkutut dengan ciri-ciri ini ialah jenis burung perkutut lokal yang bagus.

5. Paruhnya Panjang

Burung perkutut dengan paruh yang panjang memiliki suara vocal yang bagus dan dia gemar berkicau.

Baca Juga : 8 Penyakit Mata Pada Kucing dan Cara Mengobatinya

Ciri-Ciri Burung Perkutut Unggulan Bagi Lomba

Sementara andai kamu sedang menggali burung perkutut unggulan guna dilombakan, maka ciri-cirinya lain lagi dengan ciri-ciri perkutut guna dipelihara. Berikut ciri-ciri burung perkutut unggulan guna dilombakan.

  • Pilih burung perkutut dengan mata yang jernih, indah, mengkilau dan memiliki aura cerah. Pada unsur dalam matanya, ada warna hitam dengan tonjolan yang terlihat besar.
  • Pilih burung perkutut dengan paruh yang tebal namun tidak pun terlalu panjang.
  • Lehernya panjang dan tegak lurus ke depan. Burung perkutut unggulan yang bagus guna dilombakan usahakan memiliki leher yang bisa mengusung kepalanya dengan baik.
  • Di unsur bawah lehernya menggembung dengan tonjolan yang tak seberapa.
  • Tubuhnya kurus, tampak bidang tetapi tampak atletis dengan unsur belakang punggung tidak banyak membungkuk.
  • Perkutut dengan sayap yang panjang nan estetis dengan warna mengkilau sesuai untuk dilombakan.
  • Kakinya kokoh dan kuat. Kamu dapat melihatnya saat ia sedang kuda-kuda atau berdiri dan tubuh serta kakinya tetap tegap.
  • Mata sipit tidak rata, mesti tidak banyak renggang kelenturannya tidak terlampau keras.
  • Ekornya panjang dan bulunya menumpuk.

Jenis-Jenis Burung Perkutut

Bagi masyarakat Jawa, burung perkutut dirasakan sebagai burung ruang belajar atas yang tidak sedikit disukai. Suara merdunya yang khas membuatnya disukai oleh tidak sedikit orang. Di samping itu, burung yang memiliki nama latin Geopelia Striata ini pun memiliki sekian banyak macam mitos dan diandalkan mampu menyebabkan berkah atau rezeki untuk pemiliknya.

Seperti yang sudah diterangkan pada awal tulisan ini bahwa ada tidak sedikit sekali varietas jenis burung perkutut yang dipasarkan di pasaran. Semua jenis-jenis perkutut tersebut memiliki perbedaan baik dari sisi harga maupun jasmani yang ditawarkan. Berikut sekian banyak macam jenis-jenis burung perkutut.

1. Burung Perkutut Lurah

Sesuai dengan namanya, burung perkutut jenis ini seringkali dipelihara oleh mereka-mereka yang mempunyai jabatan atau kedudukan. Dinamakan perkutut lurah sebab jenis perkutut ini diandalkan dapat memancarkan kewibawaan untuk pemiliknya layaknya seorang pejabat lurah.

Pada unsur dadanya, corak warna burung perkutut tampak lebih terang. Corak yang dimilikinya sendiri adalahcorak berwarna lurik. Berkat kepopulerannya di kalangan masyarakat kita, maka burung perkutut lurah sangat gampang ditemukan di pasaran.

2. Burung Perkutut Putih

Sebenarnya burung perkutut putih bukan adalahjenis varietas perkutut asli. Dinamakan perkutut putih sebab kelainan pigmen yang dimilikinya sampai-sampai perkutut ini tidak memiliki pigmen warna di kulit tubuhnya alias albino. Hal itu membuatnya mempunyai tubuh dan bulu yang berwarna putih.

Karena gejala albino pada burung terbilang jarang, maka burung perkutut putih ini juga lumayan langka guna ditemukan di pasaran. Karena kelangkannya tersebut, harga burung perkutut putih terbilang lebih mahal.

Meskipun begitu, orang-orang masih saja menghubungkan gejala kelainan albino pada burung perkutut putih dengan urusan yang mistis. Misalnya seperti empunya burung perkutut putih bakal mempunyai aura perlindungan yang terpancar.

3. Burung Perkutut Hitam

Jenis burung perkutut hitam dirasakan sebagai raja seluruh jenis perkutut di alamnya. Perkutut hitam ini memang sangat sering disinggungkan dengan hal-hal berbau mistis. Semua bulu yang dimilikinya memang benar-benar berwarna hitam gelap. Masyarakat Jawa sendiri biasa menyebutnya dengan panggilan Kol Buntet. Perkutut hitam diandalkan dapat memancarkan aura keberuntungan untuk siapa saja yang memeliharanya.

4. Burung Perkutut Songgo Ratu

Layaknya seorang ratu, perkutut songgo ratu memiliki jambul yang berbentuk laksana mahkota dan berwarna putih di atas kepalanya. Sementara tersebut bulu, paruh dan kakinya berwarna hitam.

Kicauan perkutut jenis ini tidak lah terlampau nyaring, tetapi model lekuran yang dimilikinya tetap serupa perkutu pada umumnya. Mitos burung perkutut songgo ratu ialah dapat mencegah santet dan dapat menambah wibawa sang pemilik. Karena kepercayaannya itu jenis ini adalahvarian burung perkutut yang sangat tinggi.

5. Burung Perkutut Impor

Burung perkutut impor adalahburung perkutut yang asalnya dari negara beda dan diangkut masuk ke Indonesia, salah satu misal burung perkutut impor ialah burung perkutut Bangkok. Harga burung perkutut Bangkok pasti saja lebih mahal dikomparasikan harga burung perkutut lokal, namun tidak lebih mahal dari jenis perkutut putih biasanya.

6. Burung Perkutut Lokal

Kebalikan dari burung perkutut impor, burung perkutut lokal adalahjenis burung perkutut pribumi yang dikembang biakkan di Indonesia. Harga perkutut lokal lebih rendah dikomparasikan jenis impor.

Harga Burung Perkutut Semua Jenis

Berikut ini susunan harga seluruh jenis burung perkutut, sebagai berikut:

  • Burung perkutut putih Rp. 600.000-an
  • Burung perkutut bangkok Rp. 350.000-an
  • Burung perkutut jawa Rp. 300.000-an
  • Burung perkutut hitam Rp. 250.000-an
  • Burung perkutut lokal Rp. 100.000-an

Dari daftar di atas, harga burung berkutut putih menjadi yang sangat mahal disusul harga burung perkutut Bangkok sedangkan harga burung perkutut lokal adalah yang sangat rendah. Hal itu tentu diprovokasi oleh ketersediaan stok burung di pasaran dan kualitasnya.