Kebijakan Fiskal

Kebijakan FiskalKebijakan Fiskal

Pengertian Kebijakan Fiskal menurut beberapa para ahli, yaitu:

Menurut Jaka Wasana dan Kirbrandoko; Kebijakan fiskal yakni segala sesuatu yang menyangkut penggunaan pengeluaran pemerintah dan kebijakan pajak. Karena pengeluaran pemerintah akan menambah permintaan agregat sementara pajak menguranginya, arah perubahan pengeluaran dan perpajakan yang dikehendaki pada umumnya gampang ditentukan begitu kita mengetahui arah perubahan pendapatan nasional yang diinginkan.

Menurut Thomas F. Dernburg;  kebijakan fiskal adalah perubahan dalam pengeluaran pemerintah dan pajak dirancang untuk mempengaruhi tingkat aktivitas perekonomian. Kebijakan fiskal memiliki 3 pengaruh yang berbeda. Peningkatan dalam pengeluaran atau pengurangan pajak secara langsung, menambah pengeluaran agregat atau secara tidak langsung dengan mempengaruhi konsumsi.Selain pengaruh-pengaruh pengeluaran ini terdapat dampak finansial yang dihasilkan oleh metode pembiayaan defisit. Terdapat pengaruh sampingan penawaran yang mungkin timbul apabila belanja pemerintah meningkatkan prasarana produktif atau bila pajak yang lebih rendah meningkatkan rangsangan untuk berproduksi.

2.2.3. Kebijakan Moneter

Kebijakan moneter (monetary policy) adalah kebijakan yang dilakukan pemerintah atau otoritas moneter dengan menggunakan perubah jumlah uang bredar (money supply) dan tingkat bunga (interes rates) untuk mempengaruhi tingkat permintaan agregat (aggregate demand) dan mengurangi ketidak stabilan di dalam perekonomian.

Sumber :

https://deevalemon.co.id/