Merealisasikan Semangat Sumpah Pemuda

Merealisasikan Semangat Sumpah Pemuda bersama dengan Hidup Damai didalam Keberagaman

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia punya penduduk yang beragam berasal dari segi agama, suku, dan bahasa. Memiliki kekayaan yang beragam selayaknya mampu dimanfaatkan penduduk untuk memajukan negara. Namun sayangnya, tetap banyak konflik internal di Indonesia justru berlangsung karena keberagaman yang tersedia akibat kurangnya rasa toleransi serta sikap prasangka didalam hidup bersama.

Bekerjasama bersama dengan Sabang Merauke dan Peace Generation, Ruangguru sudah mengakibatkan konten beda Itu Keren yang mampu diakses secara gratis di aplikasi ruangkerja dan Ruangguru. Apa saja kiatnya untuk mampu hidup didalam keberagaman? Simak caranya berikut ini!

1. Berdamai bersama dengan diri sendiri

Cara pertama untuk mampu hidup damai didalam keberagaman adalah berdamai bersama dengan diri sendiri. Poin ini kemungkinan terkesan janggal bagi Anda, tapi bersama dengan mencintai diri sendiri lebih dahulu, Anda akan punya asumsi yang lebih positif dan imbasnya mampu terima orang lain yang berlainan suku, agama, maupun ras.

Untuk mencintai diri sendiri, bersyukurlah atas apa yang diberikan Tuhan pada Anda dan jangan membandingkan diri bersama dengan orang lain, karena sejatinya setiap orang diciptakan unik. Selain itu jangan berasumsi diri sebagai teristimewa yang lebih tinggi dan merendahkan orang lain, karena setiap manusia diciptakan setara dan tidak berbeda.

2. Hilangkan sangsi dan prasangka

Rasa sangsi dan prasangka jadi salah satu penyebab terbesar banyaknya konflik antar umat di Indonesia. Agar tidak tersedia ulang konflik horizontal, hilangkanlah rasa sangsi dan prasangka pada suku atau agama lain.

Sebagai contoh, di sedang penduduk tetap banyak paradigma yang menyebutkan orang beretnis Tionghoa sebagai orang yang pelit. Pandangan berikut umumnya nampak akibat penilaian sepihak tanpa didasari fakta yang mengetahui dan terlanjur menyebar di sedang masyarakat. Akibatnya seluruh penduduk bersama dengan etnis Tionghoa seolah mendapat cap sebagai orang yang pelit.

Agar terhindar berasal dari pandangan sempit seperti itu, cobalah untuk mengakses diri dan bergaul bersama dengan orang yang berasal berasal dari suku atau agama berbeda. Nilailah seseorang berasal dari teristimewa individunya, jangan berdasarkan suku, agama, atau rasnya.

Selain itu, terkecuali mendapatkan berita yang menyangkut golongan lain, sebaiknya periksa pernah kebenarannya agar tidak enteng terpancing untuk melakukan tindakan anarkis. Dengan menyingkirkan prasangka dan curiga, dijamin Anda akan lebih enteng hidup berdamai didalam keberagaman.

3. Beda pendapat itu wajar

Hidup bersama dengan orang lain yang berlainan golongan tentu sangat mungkin terjadinya beda pendapat atau konflik. Namun, alih-alih lihat hal berikut sebagai ancaman, Anda mampu memanfaatkan konflik sebagai langkah untuk studi menghargai. Jangan senantiasa memaksakan pendapat Anda, belajarlah untuk mendengar dan terima perbedaan yang ada. Dengan studi menghargai, Anda akan jadi individu yang mampu hidup damai bersama dengan keberagaman.

Rekan Kerja, sudah semestinya rasa toleransi tinggi ditanamkan sejak dini agar didalam hidup bermasyarakat, Anda mampu terima segala perbedaan yang tersedia bersama dengan bijak. Dengan beragam keragaman yang tersedia di Indonesia, syukuri dan jadikan hal berikut sebagai keunikan yang mampu tingkatkan stimulan nasionalisme dan mempersatukan bangsa.

Baca Juga :