Narapidana Belajar Bisnis di Penjara Amerika

Narapidana Belajar Bisnis di Penjara Amerika

Narapidana Belajar Bisnis di Penjara Amerika

Narapidana Belajar Bisnis di Penjara Amerika

Di beberapa penjara AS, para napi tidak saja belajar untuk mencari pekerjaan,

tapi juga belajar bagaimana membuka usaha sendiri.

Dalam krisis perekonomian seperti saat ini di Amerika, sulit untuk mendapat pekerjaan kalau pernah di hukum penjara. Di penjara Amerika barat laut para napi tidak saja belajar untuk mencari pekerjaan tapi juga membuka usaha sendiri.

Sekilas, kelas ini tampak seperti kursus di perguruan tinggi daerah, dengan ruang kelas seperti umumnya diikuti puluhan mahasiswa dan sejumlah grafik di papan.

Tapi ini bukan perguruan tinggi daerah melainkan penjara perempuan Coffee Creek di Oregon

. Kelas ini disebut LIFE singkatan dari Lifelong Information For Entrepreneur dan mendidik napi bagaimana memulai bisnis sendiri setelah bebas.

MercyCorps Northwest, cabang setempat organisasi pembangunan internasional memulai program ini empat tahun lalu. Asisten Direktur MercyCorps Northwest , Doug Cooper mengatakan mereka melandaskan kerja mereka pada pengalaman MercyCorps pada bantuan internasional.

Ia mengatakan, “Kami mencari cara-cara untuk bisa menerapkan keahlian kami pada pembangunan ekonomi dan pengelolaan usaha kecil terhadap penduduk yang bisa memakainya. Sama seperti yang kami lakukan di dunia internasional tapi kami menerapkannya disini di Oregon dan Washington.

Kelas yang berlangsung selama delapan bulan itu menggabungkan pelatihan penting usaha kecil d

engan kemampuan ringan seperti penetapan tujuan dan pelayanan sendiri. Saresa Whitley yang dijatuhi hukuman penjara lima tahun karena melakukan penyerangan adalah salah satu mahasiswa. Ia akan mencari pekerjaan setelah bebas bulan Januari nanti tapi juga berencana untuk memulai usaha kecil menjual kerajinan tangan.

“Sewaktu membicarakan layak atau tidaknya usaha saya menggunakan model untung dan rugi, saya terkejut saya sebelumnya bahkan tidak tahu kata ‘layak” dan sekarang saya mengetahuinya. Saya banyak belajar, saya belajar bagaimana menyusun perencanaan usaha, kemampuan berkomunikasi secara efektif, mendengar, sesuatu yang tidak saya ketahui sebelumnya,” ujar Whitley.

 

Baca Juga :