Pengertian Saham

Pengertian Saham

Pengertian Saham

Pengertian Saham

Saham didefinisikan sebagai bukti atau sertifikat kepemilikan seseorang atau suatu badan terhadap perusahaan yang menerbitkan sekuritas tersebut, yang dapat pula diartikan sebagai keikutsertaan investor sebagai pemodal pada suatu perusahaan, sehingga memiliki hak klaim atas penghasilan dan aktiva perusahaan. (Harsono, 2013)

2.1.3.            Harga Saham

Menurut (Anoraga,2001) mendefinisikan harga saham sebagai harga jual saham sebagai konsekuensi dari posisi tawar antara penjual dan pembeli saham, sehingga nilai pasar menunjukan fluktuasi dari harga saham. Sedangkan market value perusahaan kaitannya dengan laporan keungan yang di uraikan oleh teori pasar efisien. Para pemodal tentunya termotivasi untuk melakukan investasi pada suatu instrument yang diinginkan, dengan harapan untuk mendapatkan kembalian investasi yang sesuai.

Semakin tinggi harga saham maka semakin tinggi juga kekayaan pemegang saham. Harga saham dapat di bedakan menjadi beberapa macam (Anoraga, 2001) yaitu :

  1. Nominal price

Yaitu nilai yang ditetapkan oleh emiten untuk menilai setiap lembar saham yang dikeluarkan.

  1. Initial price

Merupakan harga sebelum saham di cetakan di bursa efek, setelah bernegosiasi dengan peminjam emisi (underwriter), akan di jual kepada masyarakat, setelah itu penjamin emisi juga membuka counter untuk melakukan penjualan saham emiten.

  1. Market price

Yaitu harga jual dari investor yang satu dengan investor yang lain. Harga ini terjadi setelah saham tersebut tercatat di Bursa Efek Indonesia dalam transaksi ini tidak ada lagi melibatkan emiten dan penjamin saham.


Sumber: https://appbrain.co.id/