Penyebab Kelangkaan Menurut Ilmu Ekonomi

Penyebab Kelangkaan Menurut Ilmu Ekonomi

Penyebab Kelangkaan Menurut Ilmu Ekonomi

Alat pemuas kebutuhan yang terdiri dari barang dan jasa jumlahnya tidak seimbang dengan kebutuhan manusia yang bersifat tidak terbatas, ketidakseimbangan tersebut dalam ekonomi diistilahkan dengan kelangkaan. Kelangkaan alat pemuas kebutuhan dsebabkan oleh beberapa hal, yaitu adanya kelangkaan sumber daya atau faktor produksi,  keserakahan manusia, Pertumbuhan Penduduk yang Cepat, bencana alam, Lambatnya Perkembangan Teknologi Tertentu. Secara detail pembahasan faktor penyebab kelangkaan alat pemuas kebutuhan dapat dipahami berikut ini:

1) Kelangkaan Sumber Daya atau faktor Produksi

Penyebab kelangkaan yang pertama adalah keterbatasan sumber daya atau faktor produksi,  Sumber daya terdiri dari empat macam, yaitu alam, tenaga kerja, pengusaha, dan modal, mengapa sumber daya dikatakan langka? Silahkan pahami pemaparan berikut ini untuk menemukan jawabanya:

2) Keserakahan Manusia

Sifat manusia yang serakah bisa mengakibatkan kelangkaan barang dan jasa. Contoh: Penebangan hutan secara liar dan tidak terkontrol pada akhirnya dapat memusnahkan hutan itu sendiri. Padahal hutan berfungsi sebagai faktor produksi alam yang bisa menghasilkan barang, seperti kertas, kayu lapis, mebel, pensil, dan lain-lain. Hutan juga bisa menghasilkan jasa, seperti sebagai tempat rekreasi, tempat penelitian, tempat perlindungan satwa liar, dan lain-lain. Pemusnahan hutan berarti memusnahkan barang dan jasa.

3) Pertumbuhan Penduduk yang Cepat

Pertumbuhan penduduk mengakibatkan pertambahan kebutuhan manusia akan barang dan jasa. Menurut Thomas Robert Malthus, penduduk bertambah menurut deret ukur (2, 4, 8, 16, 32, dan seterusnya), sedangkan makanan bertambah menurut deret hitung (1, 2, 3, 4, 5, 6, dan seterusnya). Akibatnya jumlah  barang dan jasa, termasuk makanan, tidak seimbang dengan jumlah penduduk.

4) Bencana Alam

Barang dan jasa pada satu saat bisa hilang atau rusak bila terkena bencana alam. Berhektar-hektar tanaman petani dapat rusak terkena bencana banjir. Puluhan ribu rumah, gedung, kantor, sekolah yang menyediakan barang dan jasa bisa hancur seketika terkena gempa bumi. Ini berarti bencana alam menyebabkan barang dan jasa bersifat langka.

5) Lambatnya Perkembangan Teknologi Tertentu

Seandainya ada alat atau teknologi yang bisa membuat panen padi setiap satu bulan sekali maka bahaya kekurangan beras bisa dihindarkan. Ini adalah contoh bahwa lambatnya perkembangan teknologi, khususnya pertanian bisa menyebabkan kelangkaan barang dan jasa.


Sumber:

https://www.dosenpendidikan.co.id/