Perbedaan Corona dan Flu yang Perlu Diketahui

Perbedaan Corona dan Flu yang Perlu Diketahui

Merebaknya wabah virus Corona (COVID-19) menimbulkan keresahan penduduk dunia, tak jikalau Indonesia sesudah Pemerintah mengonfirmasi masalah virus Corona pertama di di dalam negeri. Bagaimana tidak? Penyakit akibat virus yang satu ini memiliki tanda-tanda yang sekilas nampak layaknya flu biasa. Kendati demikian, baik Corona maupun flu sebenarnya memiliki perbedaan. Apa saja perbedaan Corona dan flu?

Corona dan Flu: Sama-Sama Menyerang Sistem Pernapasan
Secara umum, baik Corona maupun sebenarnya sama-sama menyerang proses pernapasan. Selain itu, keduanya ditandai oleh tanda-tanda berwujud batuk, bersin, dan demam.

Selain itu, persamaan yang paling utama dari keduanya adalah sama-sama disebabkan oleh infeksi virus. Itu sebabnya, baik Corona maupun flu biasa tidak bisa diobati bersama dengan memanfaatkan obat antibiotik yang notabene merupakan obat untuk menangani infeksi bakteri.

Perbedaan Corona dan Flu, Apa Saja?
Terlepas dari persamaan-persamaan tersebut, faktanya terdapat perbedaan antara Corona dan flu biasa. Mengetahui perbedaan keduanya pun jadi perlu peranan tingkatkan kewaspadaan Anda pada pengaruh yang ditimbulkan, lebih-lebih Corona (COVID-19) yang diklaim lebih beresiko ketimbang flu biasa.

Berikut ini adalah perbedaan Corona dan flu yang kudu Anda ketahui!

1. Penyebab
Perbedaan pertama yang bisa ditelisik antara Corona dan flu adalah penyebab. Ya, meskipun keduanya sama-sama disebabkan oleh virus, nyatanya ada perbedaan dari aspek type virus yang menginfeksi.

Corona
Pada masalah infeksi virus Corona layaknya yang waktu ini tengah menggemparkan dunia, type virus yang menginfeksi adalah COVID-19 (sebelumnya dinamai 2019-nCoV atau novel coronavirus).

Selain COVID-19, type virus dari keluarga Corona lainnya yang juga membuat infeksi saluran pernapasan adalah:

Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus (SARS-CoV) atau virus SARS
Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) atau virus MERS
Flu
Sementara untuk flu biasa, virus yang berperan di dalam membuat seseorang mengalami penyakit ini umumnya adalah rhinovirus.

Rhinovirus, meskipun menginfeksi saluran pernapasan hingga membuat flu, tidak seagresif virus Corona COVID-19 maupun type Corona yang lainnya.

2. Gejala
Selain penyebab, tanda-tanda juga jadi variabel yang bisa dijadikan pembeda antara infeksi virus Corona dan infeksi virus flu biasa.

Corona
Gejala virus Corona COVID-19 adalah sebagai berikut:

Demam
Batuk
Sesak napas
Ketiga tanda-tanda selanjutnya bisa saja tidak langsung terlihat sesaat sesudah seseorang terinfeksi COVID-19. Pasalnya, virus Corona yang satu ini memiliki era inkubasi sekitar 2 hingga 14 hari (2 minggu). Jadi, orang yang terjangkit Corona barangkali dapat nampak sehat pada awalnya. Sayangnya, penularan virus senantiasa bisa berlangsung di dalam kurun waktu tersebut.

Flu
Sementara itu, flu biasa justru memiliki tanda-tanda yang lebih begitu banyak ragam ketimbang infeksi Corona. Gejala flu pada umumnya meliputi:

Demam
Batuk
Bersin
Hidung tersumbat
Hidung berair
Sakit kepala
Sakit tenggorokan
Meriang
Nyeri di sekujur tubuh
Kelelahan
Gejala flu biasa di atas pada umumnya dapat terasa terlihat sekitar 1 hingga 3 hari pasca virus sukses menginfeksi saluran pernapasan.

3. Cara Penularan
Dari langkah penularannya, antara Corona dan flu sebenarnya juga bisa dikatakan mirip yaitu sama-sama ditularkan lewat droplet. Ketika seseorang yang terinfeksi virus batuk atau bersin, maka cairan tubuh yang keluar—mengandung virus—akan mengudara.

Nah, virus yang terbawa droplet selanjutnya lantas dapat berpindah ke orang lain yang ada di sekitar penderita. Virus dapat masuk ke saluran pernapasan lewat hidung atau mulut.

Akan tetapi, ada sedikit perbedaan dari langkah penularan antara Corona dan flu yaitu:

Corona
Virus Corona yang turut terbang bersama dengan droplet yang dikeluarkan waktu batuk maupun bersin senantiasa bisa menginfeksi subjek lain meskipun orang yang menularkan sudah tidak ada di lokasi tersebut.

Flu
Sementara itu, virus flu umumnya tidak dapat menyebar apabila pengidap masalah kesegaran ini sudah tidak berada di lokasi.

Baca Juga :