Pungutan Sumbangan Program Sekolah Tak Boleh Memaksa

Pungutan Sumbangan Program Sekolah Tak Boleh Memaksa

Pungutan Sumbangan Program Sekolah Tak Boleh Memaksa

Pungutan Sumbangan Program Sekolah Tak Boleh Memaksa

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Adin Imaduddin Nur menyatakan,

selama tidak memaksa, biaya sumbangan untuk program sekolah diperbolehkan. Hal itu sesai Peraturan Pemerintah 48/2008 dalam pasal 2 ayat (1) yang dengan jelas bahwa pendanaan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Dengan catatan bahwa sumbangan yang ditujukan itu hasil kesepakatan dan sifatnya tidak memaksa,” ujar Adin, kepada Radar Cirebon (Jawa Pos Group), Rabu (4/10).

Terkait persoalan orang tua yang protes karena dimintai sumbangan biaya marching band di SMPN 1 Kota Cirebon,

Adin menilai, apapun bentuk permohonan sumbangan tersebut harus disertai pertanggungjawaban. “Misal besarannya harus proposional, kalaupun sumbangan dilakukan untuk menutup kekurangan, harus jelas buat apa saja dan tentu perlu pertanggungjawaban,” jelasnya.

Adin menambahkan, keberadaan ekstrakurikuler seperti marching band adalah sebagai salah satu program pengembangan minat dan bakat siswa di sekolah. Tujuan keberadaan ekstrakurikuler (ekskul) ini untuk mencetak prestasi di bidang non akademis.

Artinya, seluruh kegiatan diserahkan kepada masing-masing penyelenggara pendidikan.

Termasuk soal biaya atau anggaran yang dibutuhkan untuk program ekskul. Adin menyarankan, untuk memenuhi kebutuhan ekskul sekolah dalam hal ini bisa bermusyawarah dengan orang tua siswa melalui komite saat awal tahun ajaran baru.

“Rapat awal tahun ajaran baru itu bisa didiskusikan dengan orang tua siswa, bisa juga dari pemda untuk keperluan teknis atau alat-alatnya, latihan bisa dari dana BOS,” katanya.

Selain itu, kata Adin, bila ada kegiatan atau perlombaan yang diikuti dan sifatnya insidental, ekskul bisa menggalang dana ke pihak di luar penyelenggara pendidikan semisal perusahaan atau pelaku industri. “Tapi ingat, namanya juga sumbangan itu sukarela, tanpa paksaan,” katanya.

 

Baca Juga :