SpaceX akan kirim tiga wisatawan ke luar angkasa tahun depan

SpaceX akan kirim tiga wisatawan ke luar angkasa tahun depan

SpaceX akan kirim tiga wisatawan ke luar angkasa tahun depan

Perusahaan layanan transportasi luar angkasa, SpaceX, akan mengirim tiga wisatawan dalam perjalanan 10 hari ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) pada akhir 2021.

Baca juga: Indonesia perlu siapkan wisata antariksa secara mandiri

Perjalanan tersebut akan menggunakan roket Falcon 9 dan pesawat ruang angkasa Crew Dragon terbaru, perusahaan manufaktur pesawat ruang angkasa itu mengumumkan, Kamis (5/6), lansir The Verge.

Ini menandai pengumuman pariwisata ruang angkasa terbesar kedua dari SpaceX tahun ini.

Wisata luar angkasa tersebut merupakan bagian dari kesepakatan yang ditandatangani SpaceX dengan startup Axiom Space yang berbasis di Houston, yang akan mengelola logistik perjalanan untuk tiga orang.

Baca juga: Dua perusahaan tawarkan wisata angkasa luar

Sementara tujuh orang telah menghabiskan waktu di ISS (salah satunya bahkan pergi dua kali), misi ini akan menjadi perjalanan pribadi sepenuhnya pertama ke ISS.

Para wisatawan luar angkasa akan menghabiskan dua hari perjalanan ke dan dari ISS, dan setidaknya delapan hari di stasiun luar angkasa itu, berbagi ruang dengan para astronaut yang bekerja di sana.

Tiket perjalanan akan menelan biaya sekitar 55 juta dolar AS

(sekira Rp784 miliar), dan satu kursi sudah dipesan, menurut The New York Times.

Baca juga: Virgin Galactic Tawarkan Wisata Ruang Angkasa di Reiseliv

Perjalanan itu dimungkinkan setelah NASA mengumumkan tahun lalu bahwa pihaknya akan mulai membuka ISS untuk kegiatan yang lebih komersial seperti wisata luar angkasa.

SpaceX telah menghabiskan beberapa tahun terakhir membangun versi baru dari pesawat ruang angkasa Dragon-nya yang dibuat untuk penerbangan manusia sebagai bagian dari program mengirim astronaut NASA ke ISS.

SpaceX baru-baru ini menyelesaikan uji penerbangan besar kedua dari versi baru Dragon,

yang menunjukkan kemampuan untuk melarikan diri dari roket yang meledak. Penerbangan pertama dengan astronaut NASA diperkirakan akan berlangsung akhir tahun ini.

Namun, SpaceX tidak hanya fokus menjadi “taksi” untuk para astronaut. Perusahaan ini semakin merangkul pariwisata ruang angkasa sebagai sumber pendapatan yang potensial.

Bulan lalu, SpaceX mengumumkan bekerjasama dengan perusahaan

pariwisata luar angkasa Space Adventures untuk mengirim hingga empat orang keliling orbit di sekitar Bumi pada akhir 2021 atau awal 2022.

 

Baca Juga :