Struktur Vitamin

Table of Contents

Struktur Vitamin

Struktur Vitamin

  • Vitamin A

Molekul vitamin A berisi atom karbon dan hidrogen yang berikatan dengan gugus hidroksil (OH) menjadi struktur yang kompleks. Stuktur yang demikian ini menyebabkan vitamin disebut sebagai retinol. Komposisi retinol haya tedapat dalam bahan pangan hewani, sedangkan dalam pangan nabati terdaat zat warna karotenoid. Senyawa karoten akan dirubah menjadi vitamin A dalam usus halus. Struktur kimiawi beta karoten serupa dengan dua molekul retinol.


Berikut gambar struktur vitamin A :

C20H32O  Molar mass 286,4 g/mo


  • Vitamin D

Vitamin D bersifat larut dalam lemak dan tidak larut dalam air. Vitamin D banyak ditemukan dalam minyak hati ikan. Ada dua macam vitamin D, yaitu vitamin D3 atau kholekalsiferol, terdapat dalam minyak hati ikan, sangat cocok untuk anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Vitamin D2 atau kalsiferol berasal dari ergosterol yang telah mengalami radiasi oleh sinar ultraviolet.


C23H44O Molar mass 369,7 g/mol


C27H44O Molar mass 369,7 g/mol


  • Vitamin E

Vitamin E diketahui sebagai zat gizi esensiel yaitu setelah dilakukan percobaan dengan tikus. Kekurangan vitamin E mengakibatkan kemandulan pada tikus jantan sedangkan pada tikus betina terjadi keguguran pada saat bunting. Zat gizi esensiel tersebut dikenal sebagai tokoferol atau vitamin E. Ada empat macam tokoferol yaitu alpha, beta, gamma, dan delta tokoferol.


Alpha tokoferol mempunyai aktivitas sebagai vitamin E sedangkan gamma dan delta tokoferol mempunyai aktivitas yang besar sebagai antioksidan. Kekurangan vitamin E mengakibatkan terjadinya oksidasi asam lemak berikatan rangkap membentuk peroksida dan hidrogen peroksida, yang bersifat meracuni sel dan mengakibatkan keracunan sel. Konsumsi vitamin E yang tinggi dianjurkan untuk mencegah penyakit kronis dan usia lanjut. Vitamin juga mencegah kanker prostat dan melindungi kulit.


  • Vitamin K

Vitamin K disebut juga dengan phylloquinone, merupakan salah satu vitamin larut dalam lemak yang diperlukan untuk penutupan luka dan sangat penting untuk menghentikan darah terus keluar saat terluka. Vitamin K juga terlibat dalam metabolisme protein tulang dan diperlukan untuk pertumbuhan tulang pada anak-anak dan remaja.

C31H16O2 Molar mass 450,7 g/mol


  • Vitamin B1

Vitamin B1 merupakan vitamin yang larut dalam air. Dengan demikian vitamin ini banyak mengalami penurunan pada saat dilakukan persiapan pengolahan seperti pencucian. Vitamin B1 disebut juga anti neuritis karena dapat menyembuhkan radang saraf tertentu. Vitamin B1 atau tiamin banyak terdapat dalam kulit ari butir beras ataupun gandum. Roti putih tidak banyak mengandung tiamin. Demikian pula beras giling kurang mengandung tiamin. Tiamin merupakan komponen enzim Tiamin Piro Fosfat (TPP) yang berperanan dalam metabolisme karbohidrat. Kekurangan tiamin atau TPP akan mengakibatkan tertimbunnya asam piruvat dalarn sel.


Baca Juga :