Tahun Depan, Seleksi Masuk PTN Gunakan Android

Tahun Depan, Seleksi Masuk PTN Gunakan Android

Tahun Depan, Seleksi Masuk PTN Gunakan Android

Tahun Depan, Seleksi Masuk PTN Gunakan Android

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti)

akan melakukan pengembangan sistem ujian pada seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Ditargetkan pada 2019 mendatang bisa menggunakan metode yang baru, yaitu memakai sistem Android.

“Sistem menggunakan komputer kan baru dua atau tiga tahun lalu. Nanti akan kami kembangkan supaya lebih efektif dan efisien, menggunakan Android,” kata Irjen Kemenristekdikti Jamal Wiwoho, ditemui usai konferensi pers dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Selasa (8/5).

Pada tahun ini sistem Android baru dalam masa uji coba. Ada suatu daerah

yang digunakan sebagai pilot project. Namun ia tak terlalu mengetahui di mana tahun ini yang memakai metode tersebut.

Sementara dalam SBMPTN 2018 secara nasional ada sekitar 861 ribu yang mengikuti ujian pada Selasa (8/5) ini. Khusus untuk di Jogjakarta, ada 43.824 peserta. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai angka 39.305.

Ketua Panitia Lokal (Panlok) 46 SBMPTN 2018, Sutrisna Wibawa mengatakan, jumlah itu terdiri dari pendaftar Saintek sebenarnya 18.507, Soshum ada 21.833, dan Campuran 3.484.

Baik Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) maupun Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)

tersebar di 5 kampus yang ada di Jogjakarta. Yaitu di Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Kemudian, di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (Suka), UPN ‘Veteran’ Yogyakarta, serta Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. “Yang mendaftar di Jogja ini tempat tesnya saja, pilihan peserta di PTN seluruh Indonesia,” kata Rektor UNY tersebut.(dho/JPC)

Caption foto:

Irjen Kemenristekdikti Jamal Wiwoho (baju hijau) usai konferensi pers dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Selasa (8/5)

 

Sumber :

https://yaplog.jp/ojelhtcmandiri/archive/4