TOKOH DI PERJANJIAN LINGGARJATI

TOKOH DI PERJANJIAN LINGGARJATI

TOKOH DI PERJANJIAN LINGGARJATI

Sebagaimana dengan perjanjian lainnya yang memerlukan perwakilan, maka dalam perjanjian Linggarjati ini juga dihadiri oleh wakil dari Belanda dan Indonesia. Tokoh yang mewakili perjanjian Linggarjati ini adalah :

1. Sutan Syahrir adalah

ketua perwakilan perjanjian Linggarjati yang lahir pada tanggal 5 Maret 1909 di Kota Padang Panjang. Sutan Syahrir adalah sosok pemuda yang berintelektual, dan seorang revolusioner yang mempelopori kemerdekaan Indonesia.

Beliau juga merupakan seorang politikus dan menjadi perdana menteri pertama negara Republik Indonesia. Beliau juga pernah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri dan Menteri Luar Negeri untuk Indonesia.

2. Adnan Kapau Gani yang lahir pada tanggal 16 September 1905 di Sumatera Barat. Adnan Kapau Gani adalah seorang Mayjen TNI yang disebut A.K. Gani. Selain seorang mayjen TNI, beliau adalah seorang politisi dan dokter. Semasa hidupnya beliau pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri di masa Kabinet Amir Sjarifuddin I dan II.

3. Mohammad Roem adalah seorang diplomat Indonesia yang sangat disegani dan menjadi salah satu orang yang memimpin Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Semasa hidupnya beliau pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri, dan terkahir menjadi Menteri Dalam Negeri. Selain mewakili Indonesia dalam perjanjian Linggarjati, beliau juga menjadi perwakilan dan inisiator dalam Perjanjian Roem-Roijen pada saat Indonesia dalam masa revolusi.

4. Soesanto Tirtoprodjo adalah perwakilan terakhir di perjanjian Linggarjati. Beliau merupakan sosok yang pandai di bidang hukum. Semasa hidupnya beliau pernah menjabat sebagai Menteri Kehakiman selama 6 kali masa jabatan di 6 kabinet yang berbeda-beda.

Beliau lahir di Surakarta pada tanggal 3 Maret 1900 dan memiliki background pendidikan di bidang hukum dan kuliah di Universitas Leiden, Belanda.

Sementara tokoh yang mewakili Belanda dalam perjanjian Linggarjati adalah :

1. Willem Schermerhorn yang menjadi pimpinan wakil perjanjian Linggarjati
2. HJ Van Mook
3. F De Boer
4. Van Der Poll.

Perjanjian ini juga mengundang Inggris untuk mengirimkan perwakilan sebagai penengah di antara Indonesia dan Belanda. Perwakilan dari Negara Inggris adalah Lord Killearn ini menjadi saksi dan fasilitator kedua delegasi Indonesia dan Belanda dalam membahas perjanjian Linggarjati.


Baca Juga :