Universitas Jember Jawab Permintaan Khofifah Lewat Ide Ini

Universitas Jember Jawab Permintaan Khofifah Lewat Ide Ini

Universitas Jember Jawab Permintaan Khofifah Lewat Ide Ini

Universitas Jember Jawab Permintaan Khofifah Lewat Ide Ini

Gubernur Khofifah Indar Parawansa berharap agar kegiatan kuliah kerja nyata yang dilakukan oleh perguruan tnggi negeri

(PTS) dan perguruan tinggi swasta (PTS) dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga Jawa Timur, khususnya warga perdesaan.

Universitas Jember menjawabnya dengan gagasan KKN kolaboratif di Jawa Timur. “Gubernur Jawa Timur berharap ada program KKN bersama yang solutif dan berkesinambungan,” kata Rektor Moh. Hasan, sebagaimana dilansir Humas dan Protokoler Universitas Jember di Kabupaten Jember, Rabu (18/9/2019).

Hasan ingin gagasan itu dimatangkan dalam rapat koordinasi dengan Pusat KKN Lembaga Penelitian

dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) PTN di Jawa Timur dan PTS di wilayah Besuki Raya kemarin.
Baca Juga:

Proses Pemilihan Rektor Universitas Jember Akhir Agustus 2019
Hipmi: Jember Autopilot, Tak Ada Pemimpin yang Gerakkan Perekonomian
Pelecehan Seks, Dosen Unej Diusulkan Dipecat ke Menristek
5 Tahun, KeRis CGANT Universitas Jember Publikasikan 150 Penelitian
Mau Cepat Lulus S3? Ini Tips-nya

“Ibu Khofifah menyampaikan bahwa program KKN yang dilakukan oleh PTN dan PTS di Jawa Timur

sangat strategis dijadikan sebagai salah satu alat untuk menjawab berbagai masalah yang ada di Jawa Timur, khususnya di perdesaan,” kata Hasan, mengutip ucapan Khofifah dalam Dalam pertemuan Forum Rektor PTN di Jawa Timur di Universitas Trunojoyo Madura, Juli lalu.

Menurut Hasan, banyak warga desa yang tidak mau ditinggal oleh mahasiswa setelah masa KKN usai. “Mereka tetap berharap ada pendampingan secara kontinyu,” katanya

 

Baca Juga :