UPAYA PENYELASAIAN KONFLIK

   UPAYA PENYELASAIAN KONFLIK

Dalam setiap kehidupan bermasyarakat selalu ada perbedaan, dan perbedaan tidak mungkin dapat di hindari. Perbedaan adalah sebuah anugrah dari Tuhan yang tiada bandingnya, Rasulullah bersabda : “Perbedaan di antara umatku adalah rahmat”. Dengan berbagai perbedaan manusia dapat bertukar pikiran, saling melengkapi dan dengan hal tersebut akan mencapai sebuah kemajuan karena mereka saling belajar antara yang satu dengan yang lainnya. Namun tidak selamanya perbedaan menjadi sebuah kegemilangan, banyak dari perbedaan yang menjadi sebuah konflik pertikaian, pertengkaran,bahkan pertumpahan darah yang menghantarkan pada hancurnya peradaban masa depan. Hal itu terjadi karena kurangnya toleransi dan saling menghargai.

Konflik yang ada di sekitar kita tidak dapat di hindari namun dapat di tanggulangi, salah satu cara untuk menjaga masyarakat adalah dengan  mengelola konflik tersebut.  Agar konflik tidak lagi bernilai negatif namun sebaliknya merubah konflik itu bersifat konstruktif ( membangun ) dan humanis ( kemanusiaan ).

Banyak konflik di indonesia kita ambil saja contohnya seperti yang terjadi di sekitar kita yakni kabupaten kulonprogo. Penyelesaian konflik tersebut cenderung menggunakan pendekatan struktural dan TOP-DOWN. Pendekatan struktural adalah cara yang di pakai oleh pemerintah dan pihak keamanan dalam menyelesaikan konflik. Para tokoh masyarakat masih ada yang dilibatkan dalam proses penyelesaian sebuah konflik, namun mereka bukan sebagai penengah ataupun pemrakarsa ( pencetus ) karena perakhiran dipegang oleh pemerintah. Hal itu dikarenakan kebanyakan tokoh masyarakat tidak lagi menjadi pengayom masyarakat melainkan mereka lebih berpihak kepada satu pihak atau golongan. Hal tersebut tentunya manjadi kendala dalam mengoptimalkan peran budaya lokal, khususnya tokoh masyarakat.

Cara penyelesaiannya dilakukan dengan bermusyawarah dan berdiskusi. Dengan cara pemerintah mengundang sebagian tokoh masyarakat yang menjadi perwakilan dari setiap kelompok yang terlibat dalam konflik.  Disitulah musyawarah berlangsung untuk mengambil sebuah solusi terbaik, dan dalam hal ini hukum menjadi tidak berlaku dan yang berlaku adalah hukum adat.

Penegakan hukum ini sangat penting untuk ditegakkan supaya memberi efek jera pada masyarakat, terutama agar tidak terjadi kerusuhan dan konflik.

 

Sumber :

https://phpmag.net/google-kembangkan-ai-agar-ponsel-tidak-diintip-orang/