Wacana, Unsur intrinsik Cerpen, Unsur intrinsik Drama dan Jenis Diskusi

Wacana, Unsur intrinsik Cerpen, Unsur intrinsik Drama dan Jenis Diskusi

Wacana, Unsur intrinsik Cerpen, Unsur intrinsik Drama dan Jenis Diskusi

Wacana, Unsur intrinsik Cerpen, Unsur intrinsik Drama dan Jenis Diskusi

Wacana:

Paragraf

Kalimat

– Kalimat utama (tema paragraf)

– Kalimat Penjelas/modifikasi (gambar, angka, fakta, organgram, dll)

– Koherensi (antar kalimat)

– Koherensi (intra kalimat)

  • Penanda
  • Ulang murni
  • Ulang sebagian
  • Ulang semu

– Kalimat sumbang

Kata ————> – Kata ulang =

  1. Kata Ulang Murni ( contoh: burung-burung, kunang-kunang)
  2. Kata Ulang Sebagian (contoh: berjalan-jalan)
  3. Kata Ulang semu (compang-camping)

– Kata Sifat

– Kata kerja

– Kata benda

Frase ———-> kata atau kelompok kata yang memiliki fungsi dalam kalimat seperti S,P,O,K ( Subyek, Predikat, Obyek, Keterangan )

S = Pokok kalimat ( pokok yang dibicarakan dalam kalimat)

P = Yang menggerakkan suatu kalimat

O = Yang melengkapi suatu kalimat

– O. Penderita

– O. Pelaku

– O. Berkepentingan

– O. Berkata depan

  1. Keterangan

Jenis-Jenis Wacana

  1. Narasi —-> Cerita ( didusun berdasarkan kronologi dari awal hinga akhir)
  2. cerita fiksi
  3. cerita Non fiksi

Tujuan Narasi = ” menyampaikan informasi sesuai urutan waktu pristiwa”

  1. Exsposisi —> (uraian,pemaparan)

Tujuan Exsposisi antaralain =” menyampaikan info tentang proses dan cara kerja”

  1. Deskripsi—> Tujuan deskripsi ” menyampaikan informasi berdasarkan pengamatan”
  2. Argumentasi —>Tujuan Argumentasi ” bertujuan meyakinkan pembaca, agar pembaca membenarkan gagasan sikap dan keyakinan penulis”
  3. Persuasi ——-> Tujuan Persuasi ” membujuk, mengajak dan mempengaruhi pembaca

Membedakan Data, Opini dan Fakta

Data: keterangan yang bersifat pasti contoh: Jalan Brigjen Ngurah Rai 36 Bangli adalah alamat rumah saya

Opini: contoh= sepertinya agung mencuri ems di london, tampaknya dia memang salah.(http://bpbd.lampungprov.go.id/blog/contoh-teks-editorial/)

Fakta: Matahari terbit dari timur dan tenggelam di bart

Simpulan

Deduktif

– Silogisme

– Silogisme negatif

– Entimen

Induktif

– Analogi

– Generalisasi

– Sebab akibat-akibat sebab

Diskusi

  1. Tujuan diskusi( Untuk tukar bukuran dua orang atau lebiha, untuk memperoleh kesamaan pendapat)
  2. Jenis-jenis diskusi
  3. Diskusi kelompok kecil
  4. Diskusi panel

– Diskusi panel murni

– Diskusi panel forum

  1. Debat
  2. Seminar
  3. Sarasehan
  4. Lokakarya
  5. Seniloka
  6. Simpusium
  7. Kolokium
  8. rapat
  9. sidang
  10. Konfrensi

Ragam Bahasa

– Beku contohnya: arang, wong, wruha, wedi

– Baku contohnya adalah: Apotek

– Non baku contoh: Apotik

Argumentasi: alasan sesuai dengan fakta.

Cerpen

Judul: Nama karangan

Syarat Judul: aktual, singkat, padat dan menarik.

Unsur intrinsik cerpen:

– Tema (ide cerita)

– Alur ( jalan cerita { merupakan cerita yang memuat rangkaian pristiwa dari awal sampai akhir })

– Alur maju

– Alur Mundur

– Alur gabungan

– Alur rapat

– Alur renggang

– Seting ( tempat, waktu dan kejadian)

– Gaya bahasa

– Karakter penokohan

Tokoh utama ( – Antagonis, – Tritagonis, – Protagonis )

– Pesan/amanat

– Sudut pandang

Sudut pandang –> cara pandang atau titik pandang

  1. Orang pertama

– Akuan sertaan = aku didalam masalah, aku terlibat dalam masalah

– Akuan tak sertaan = aku diluar masalah

  1. Orang ketiga

– diaan sertaan = dia didalam masalah

– dian tak sertaan = di luar masalah, menjadi orang yang serba tau.

– Tenden

Unsur Extrinsik Cerpen:

– Biografi Pengarang

– Nilai nilai –> nilai agama, sosial, budaya, politik dll

Drama

Unsur Intrinsik derama

Unsur intrinsik cerpen:

– Tema (ide cerita)

– Alur ( jalan cerita { merupakan cerita yang memuat rangkaian pristiwa dari awal sampai akhir })

– Alur maju

– Alur Mundur

– Alur gabungan

– Alur rapat

– Alur renggang

– Seting ( tempat, waktu dan kejadian)

– Gaya bahasa

– Karakter penokohan

Tokoh utama ( – Antagonis, – Tritagonis, – Protagonis )

– Pesan/amanat

– Sudut pandang

Sudut pandang –> cara pandang atau titik pandang

  1. Orang pertama

– Akuan sertaan = aku didalam masalah, aku terlibat dalam masalah

– Akuan tak sertaan = aku diluar masalah

  1. Orang ketiga

– diaan sertaan = dia didalam masalah

– dian tak sertaan = di luar masalah, menjadi orang yang serba tau.

– Tenden

Unsur Extrinsik Cerpen:

– Biografi Pengarang

– Nilai nilai –> nilai agama, sosial, budaya, politik dll

Catatan Bahasa1 (Wacana, Unsur intrinsik Cerpen, Unsur intrinsik Derama, Jenis-jenis Diskusi, dll)