Pengertian Matematika

Pengertian Matematika

Kata Matematika sendiri berasal dari bahasa latin “mathemata” yang mempunyai arti “sesuatu yang dipelajari”. Sedangkan matematika yang pada bahasa Belanda disebut “wiskunde” yang mempunyai arti “ilmu pasti”. Kesimpulannya bahwa matematika ialah ilmu pasti yang berkenaan dengan suatu penalaran. Matematika adalah ilmu yang mendasari dari kehidupan manusia. Matematika masih terus berkembang secara dinamis seiring perubahan zaman. Matematika ialah pola berpikir, pembuktian yang logik, pola mengorganisasikan, matematika adalah suatu bahasa dengan menggunakan istilah yang dapat didefinisikan secara akurat, cermat, dan jelas, representasinya dengan simbol serta padat, lebih berupa sebuah bahasa simbol tentang ide dibandingkan tentang bunyi.

Perhitungan adalah salah satu operasi aritmatika dasar, yang sudah         meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Pelajaran matematika dengan permainan modern merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk mata pelajaran matematika. Kebiasaan yang dilakukan siswa dalam permainan tersebut membuat pikiran mereka secara tidak langsung terfokus pada materi perhitungan dalam matematika, mengingat anak-anak seusia itu lebih menyukai permainan dari pada belajar. Dengan hal inilah saya menggabungkan permainan modern dengan pelajaran yang menyenangkan bagi siswa agar lebih mudah di pahami. Pribadi manusia pada hakikatnya adalah manusia memproduksi dirinya sendiri melalui pengalaman dan realitas sosial yang telah dilakukan. Permainan sebagai media pembelajaran melibatkan siswa dalam proses pengalaman sekaligus tantangan, terdorong untuk kreatif, dan berinteraksi dalam kegiatan dengan siswa dalam melakukan permainan ini.

  1. Permainan Dalam Matematika

Tak dapat dipungkiri matematika merupakan pelajaran yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita. Bisakah anda membayangkan bagaimana sulitnya menjalani kehidupan sehari-hari tanpa matematika? Tetapi ironisnya di sekolah keadaannya benar-benar bertolak belakang dengan realita. Dari jaman Diponegoro tidak punya hp sampai sekarang pelajaran matematika selalu menjadi momok. Tanyakan pada siswa maka sebagian besar akan merasa kesulitan dalam memahami matematika. Lebih buruk lagi motivasi dan minat belajar matematika menjadi sangat kurang sekali. Sebagai guru kita perlu bertanya dan mencari tahu kenapa pelajaran matematika menjadi pelajaran paling ‘buruk’ di mata siswa dan hampir di sebagian besar sekolah pelajaran matematika mempunyai prestasi paling jelek.

Matematika tidak hanya ilmu yang mempelajari tentang penghitungan dan pengukuran, tetapi juga kemampuan menganalisa jika soal yang disajikan berupa cerita. Butuh strategi atau metode pembelajaran khusus yang mampu mengaktifkan tingkat kemampuan pemahaman siswa terhadap kemampuan ini agar apa yang mereka dapat lakukan tidak melulu hafalan dan prosedur sederhana. Pemerintah yang dalam hal ini terdiri dari pakar-pakar pendidikan dan guru-guru yang hebat terus mencari inovasi baru untuk dapat mengoptimalkan pembelajaran matematika di sekolah. Yang masih menjadi pembahasan saat ini adalah kurikulum 2013 dengan pendekatan saintifik dan penilaian otentiknya yang terus menuai kritik dan kontroversi.

Untuk kelas saya, sering saya berikan alternatif pembelajaran dalam bentuk Game Matematika dan tebak-tebakan logika matematika untuk menciptakan iklim belajar aktif dan menarik. Selain dapat merangsang perkembangan kognitif dan psikomotorik, permainan dan tebak-tebakan matematika ini juga untuk meminimalisir kejenuhan siswa dikarenakan mereka berada dalam suasana belajar yang menyenangkan, bukan pada suasana yang membuat mereka bosan. Suasana belajar yang kondusif ini pada akhirnya dapat mempermudah pemahaman materi matematika oleh siswa, sehingga diharapkan hasil belajarnyapun meningkat.

https://bengkelharga.com/hoopa-city-apk/